Kesehatan

Manfaat menyusui bagi kesehatan

Banyak profesional medis termasuk American Academy of Pediatrics menyarankan ibu menyusui untuk menyusui bayi mereka setidaknya selama enam bulan karena banyak manfaat kesehatan yang akan didapatkan bayi mereka dari ASI. Menyusui juga memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi ibu menyusui. Air susu ibu sangat bergizi. Mengandung zat penangkal penyakit yang menyerang kuman dan benda asing di dalam tubuh anak. Selain itu, ASI kaya akan vitamin. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari menyusui:

Menyusui melawan penyakit

Sistem kekebalan anak belum menjadi aktif secara fungsional. ASI mengandung cukup zat penangkal penyakit seperti imunoglobulin A sekretori yang ditemukan dalam jumlah besar dalam ASI pertama yang diproduksi beberapa minggu setelah kelahiran (kolostrum). Imunoglobulin A sekretori bertindak sebagai sistem kekebalan bayi dan menjaga bayi aman dari kuman dan penyakit. Penelitian telah menunjukkan bahwa bayi yang disusui lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit seperti meningitis, infeksi telinga, penyakit saluran pernapasan bawah, virus perut, dan lebih banyak daripada anak-anak yang tidak disusui atau yang tidak disusui secara memadai.

Menyusui meningkatkan perkembangan kognitif

Hasil beberapa penelitian tentang hubungan antara menyusui dan perkembangan kognitif telah menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi ASI eksklusif (tanpa memasukkan makanan lain) mengalami perkembangan kognitif yang lebih baik daripada anak-anak lain yang diberi makan makanan lain seperti susu formula. ASI mengandung cukup asam lemak yang meningkatkan perkembangan kognitif menurut para ahli medis.

ASI mencegah SID dan kondisi kesehatan lainnya

SID adalah singkatan dari Sudden Infant Death Syndrome. Telah ditemukan melalui berbagai penelitian bahwa menyusui eksklusif atau parsial membantu mengurangi SID. Juga diyakini bahwa menyusui mengurangi risiko beberapa jenis kanker dan diabetes. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan fakta ini tanpa keraguan.

Menyusui mengurangi risiko obesitas

Obesitas atau kegemukan kini semakin meningkat bahkan di kalangan anak-anak. American Academy of Pediatrics menyarankan ibu menyusui untuk menyusui bayinya karena mengurangi risiko obesitas pada masa kanak-kanak. Studi telah dilakukan tentang hubungan antara obesitas dan menyusui dan telah ditemukan bahwa anak-anak yang disusui cenderung tidak menjadi gemuk atau kelebihan berat badan di usia selanjutnya.

Manfaat ASI bagi ibu menyusui

Beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan dari menyusui antara lain sebagai berikut.

Penurunan berat badan selama kehamilan

Menyusui adalah cara nyata di mana Anda dapat menurunkan berat badan selama kehamilan dengan mudah dan cepat. Ini karena membantu Anda membakar kalori dengan cepat. Selain itu, ASI juga mengandung lemak. Saat menyusui, bayi Anda mengambil sebagian dari lemak yang tersimpan di tubuh Anda. Oksitosin adalah hormon yang membantu mengembalikan rahim ke ukuran normal sebelum kehamilan dapat dilepaskan lebih banyak selama menyusui.

Menyusui mengurangi pendarahan rahim

Banyak ahli merekomendasikan menyusui sebagai cara nyata untuk mengurangi perdarahan uterus postpartum.

Menyusui mengurangi risiko beberapa jenis kanker

Berdasarkan penelitian, menyusui akan membantu Anda mengurangi risiko terkena jenis kanker tertentu seperti kanker ovarium dan kanker payudara. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan secara memadai bagaimana menyusui membantu mengurangi risiko kanker.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button